Postingan

Sebelum Lulus

Gambar
                                                            Juni — Juli, 2 tahun telah kuhabiskan masa muda SMA selayaknya anak SMA pada umumnya. Hal-hal konyol selama masa SMA, drama yang bikin capek, melihat teman pacaran, mabar hingga teriak-teriak. Sekarang, aku sudah naik kelas untungnya. Ya, gimik guru bahwa ada yang gak naik kelas rasanya sudah tidak mempan--sudah basi. Kita semua sudah naik kelas, toh. Tapi, itu pasti akan berlalu setelah kita lulus, kan? Pasti tidak akan kita selalu kontakan. Game yang biasanya kita selalu mabar hingga bosan, namun karena cuma itu yang bisa kita mainkan pun, mungkin tak selalu kita bisa sering mabar. Kumpul-kumpul untuk nobar film horor hanya untuk lihat ...

Petualangan

Gambar
Setiap manusia pasti pernah mengalami bosan. Walaupun bosan adalah salah satu sifat diperlukan, kata video dan artikel yang aku baca. Di saat bosan, aku melamun, berkhayal, dan bermimpi (ketiduran). Aku membayangkan diriku menjalani hidup dengan penuh tatangan, melalui banyak peristiwa dan petempuran yang dramatis dan heroik. Kedengaran gila, tapi, kalian pasti pernah berimajinasi kalau nonton film atau anime epik, kayak Naruto . Imajinasi ini membawaku ke sebuah pertanyaan, "Gimana, ya? Kalau hidup gue juga bakal mengalami petualangan yang seperti itu?" Kita semua tau hidup seperti itu tidak mudah. Bertualang? Seru memang kalau dibayangkan, tapi, gila kalau nyata kamu lakukan. "Beberapa orang harus bertahan hidup untuk bisa makan saja susah," Yep, pasti itu juga akan di pikiran kalian serta aku juga. Memulai perjalanan ke seluruh dunia, bertemu orang, bisa mengenal budaya orang yang berbeda dengan kita. Namun, kenyataanya bisa saja berbeda, perjalanan yang panjang ...

Darah Imajinasi Tulisan

    Terus menulis.     Gubuk kecil yang selalu Alan pijakkan di tengah pandangnya di dunia luas dan tanpa cahaya. Setelah kejadian tersebut, Alan akan keluar dari dunia ini, setelah bertahun-tahun menulis akan tiba saatnya dia keluar sesuai dengan naskah yang ia buat. Satu tahun telah berlalu, dia masih harus mrncari kisah yang menarik, yang akan terstruktur atau bisa dibilang terasa nyata hingga sebenarnya itu memang kisah nyata yang akan terjadi.     Dia terus mengetik entah sudah berapa lama, bibirnya sudah kering keputih-putihan, jenggotnya telah tumbuh, bisa saja berarti menunjukkan sudah berbulan-bulan, dia telah mengetik. Jari-jarinya membawanya ke luar! Kisahnya yang akan datang, yang akan membawa Alan ke luar dengan proses yang cukup sulit, tapi, akhirnya akan bahagia! Alan akan bertemu dengan istri tercintanya. Istrinya selalu takut dengan kegelapan, di dunia gelap ini yang selalu memuat monster aneh juga akan memperburuk fobianya, ...

Pohon Mati

Di tengah-tengah tumbuh-tumbuhan yang tumbuh dengan segar di sekitaran lapangan sekolah, seorang anak baru saja keluar dari kelasnya. Sudah jam istirahat. Perutnya sudah kenyang dan ia tidak haus lagi. Berada di ketinggian yang tidak terlalu tinggi dari lantai 2, namun angin tetap meniup dengan kencang ke arahnya. Angin tidak dilihatnya, hingga ia harus menutup mata karena tidak diperlukan, yang ia perlukan adalah merasakan sejuknya dan hawa suhu yang lumayan dingin ke badannya. Kelasnya terasa lembap, angin itu membuat dia merasakan rasa syukur dan kelegaan.    Anak tersebut mulai turun ke lapangan. Lapangan dibagi menjadi dua lapangan basket dan lapangan voli. Beruntung! Orang-orang hanya bermain basket dan untungnya lagi hanya di setengah lapangan untuk melatih shoot. Anak tersebut berdiri di tengah-tengah antara dua lapangan, ia menatap langit. langit biru yang agak mencekung. Dipikirnya lagi pelajaran saat sekolah, bentuk bumi. Dari zaman dahulu, banyak peradaban mengira ...

Media Sosial

Gambar
( Gambar dari Suara.com )   Aku memakai Yotube, Twicth, dan Discord sebagai Media Sosial yang hanya aku miliki dan gunakan. Ada Instagram, sih, tapi gak selalu aku pakai. Bahkan, jarang banget aku pakai. Mungkin setelah semua urusan dengan Instagram selesai, aku bakal menghapus akun Instagramku. Twitter, sebuah platform Media Sosial yang sudah lama banget terkenal dan banyak dipakai oleh tokoh-tokoh berpengaruh di dunia. Itu lah yang pertama kali aku pikirkan saat mendengar kata Twitter. Namun, saat aku download, malah aku jadi orang bodoh dan sok-sok-an komentar kayak orang pintar. Akhirnya, aku sadar rasanya ini merusak mental dan jariku (Ya, sok-sok-an komentar kayak orang pintar).    Memang yang salah adalah diriku dan bukan platform Media Sosialnya. Tetapi, salah satu caraku untuk tidak menjadi bodoh adalah menjauhi Media Sosial dan coba berpikir terlebih dahulu sebelum jari ini memanas dan mebuat kebodohan lagi. Jadinya, aku harus mengembangkan pikiran kritis dalam ...

Coba Edit HTML

  Ini adalah tampilan tulisan dalam posisi rata kiri   Ini adalah tampilan tulisan dalam posisi tengah   Ini adalah tampilan tulisan dalam posisi kanan   Ini adalah kata untuk huruf tebal Ini adalah kata untuk huruf miring & Ini adalah kata untuk huruf garis bawah

Hilda Knag (Sophie World)

Hilda Knog adalah sosok misterius pada awal buku Dunia Sophie—Jonstein Garder . Sophie mendapat surat yang ditujukkan kepada Hilde. Sungguh aneh, hingga dia juga mendapat surat misterius dari sesosok pria tua eksentrik. Dari pria tersebut, dia mendapat pelajaran filsafat. (Mungkin kalian tidak akan paham jika tidak membaca bukunya. Bagi kalian yang sudah baca, ini hanya imajinasiku tentang kelanjutan dari ending  buku ini.) Hai Hilda, Apa kabarmu sejak bertemu dengan Ayahmu? Aku harap kamu baik-baik saja. Ngomong-ngomong, terima kasih karena berpikir aku ada. Aku juga tidak membayangkan kamu masih menganggapku ada. Oh juga, aku minta maaf, aku yang mengganggumu saat malam bersama Ayahmu. Tetapi, sungguh itu lucu sekali. Heheh. Maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi. Oh ya! Kamu pasti terkejut mendapatkan surat ini. Apa aku masih ada? Apa ini surat benar-benar dari Sophie atau akting Ayahmu? Semua masih menjadi misteri.   Ya penting, terima kasih karena telah membaca bukuku, b...

Marathon Buku!

Gambar
Akhir-akhir ini, aku lagi banyak beli buku dan terus  push  baca buku. Biasanya, buku yang selalu aku baca adalah buku sejarah atau biografi dan itu pun ambil dari perpustakaan. Jadi, aku gak punya banyak buku untuk disimpan di kamar. Baru di masa pandemi ini, aku mulai gabut dengan segala kegiatanku. Jadi, aku memutuskan untuk membeli buku. Saat aku ke Gramedia, aku ingin beli buku novel. Tetapi, malah tergiur beli buku non-fiksi lainnya. Jadinya, aku hanya punya dua buku novel. Buku pertama adalah Dunia Sophie—Jonstein Gaarder dan Bumi—Tere Liye. Untuk Dunia Sophie , serius, aku rekomendasikan buat kalian yang mau memahami filsafat . Kalau kalian cuma cari novel buat cari cerita seru. Kalian akan bosan bacanya, dan buku tersebut hanya akan ada di tumpukkan barang gak berguna. Jadi, siapkan mental dan motivasi untuk memahami filsafat dengan membaca buku ini. Selain itu, aku juga suka dengan cover buku ini, yang menampilkan sosok gadis remaja dengan art  yang ...