Darah Imajinasi Tulisan

    Terus menulis.

    Gubuk kecil yang selalu Alan pijakkan di tengah pandangnya di dunia luas dan tanpa cahaya. Setelah kejadian tersebut, Alan akan keluar dari dunia ini, setelah bertahun-tahun menulis akan tiba saatnya dia keluar sesuai dengan naskah yang ia buat. Satu tahun telah berlalu, dia masih harus mrncari kisah yang menarik, yang akan terstruktur atau bisa dibilang terasa nyata hingga sebenarnya itu memang kisah nyata yang akan terjadi.

    Dia terus mengetik entah sudah berapa lama, bibirnya sudah kering keputih-putihan, jenggotnya telah tumbuh, bisa saja berarti menunjukkan sudah berbulan-bulan, dia telah mengetik. Jari-jarinya membawanya ke luar! Kisahnya yang akan datang, yang akan membawa Alan ke luar dengan proses yang cukup sulit, tapi, akhirnya akan bahagia! Alan akan bertemu dengan istri tercintanya. Istrinya selalu takut dengan kegelapan, di dunia gelap ini yang selalu memuat monster aneh juga akan memperburuk fobianya, Alan pun juga sudah tidak tahan dengan dunia gelap ini, kebersamaan dengan istrinya yang akan mengganggu kisah nyata ini. Tangan Alan mengeras dan menggenggam kertas, keras sekali dia genggam hingga serpihan kertas kecil berkeping-keping telah jatuh, namun dia tidak memedulikkanya karena rasa teriakkan dan kegelapan menyelimuti otaknya.

    Sebuah kalimat pembuka yang dia butuhkan sekarang, kalimat tersebut mungkin bisa dijadikan sebagai awal dari kisah nyata dan akhirnya. Kalimat pembuka bagi seorang penulis adalah awal dari pikiran penulis untuk terus menulis sehingga bisa dibilang bukan penulis yang menulis cerita, namun penulis itu secara tidak sadar telah menulis. Tapi, tidak semua penulis dapat menulis kalimat pembuka atau membiarkan dirinya untuk terus menulis tanpa sadar.

    Alan Wake terus mengetik, lalu petir menyambar dan hujan mulai turun dari dunia nan gelap ini, pintu terbuka dengan sendirinya seperti takdir sudah dibuka.

    Mungkin ini adalah kalimat pembuka yang bagus. Mungkin terdengar aneh, tapi tunggu hingga kisah ini berlanjut menuju akhir segalanya, mungkin Alan juga akan berakhir kisahnya.


(Dari cerita video game "Alan Wake")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Media Sosial

Tidur

Toilet yang Nyaman